Fungsionalisme
struktural membahas tentang bagaimana awal masyarakat terbentuk, Bahwa masyarakat terbentuk seperti organisme
biologis yaitu terdiri dari bagian-bagian dan setiap bagian memiliki peran dan
fungsinya masing-masing terdapat konsensus dengan adanya perpaduan antara
fungsi-fungsi struktural dari sosial masyarakat yang saling berhubungan.
Pendekatan fungsionalisme struktural ini bertujuan mencapai keteraturan sosial.
Apabila salah satu bagian tidak menjalankan fungsi dan peranan dengan baik, maka
segaimana mestinya akan mempengaruhi bagian lain.
Talcott
Parsons, berpendapat bahwa fungsionalisme berkaitan dengan suatu tindakan yang
dilakukan oleh individu yang manjadi aktor dalam menjalankan suatu sistem.
Didalam teorinya, parsons meyakini bahwa terdapat empat karakteristik
terjadinya suatu tindakan, yaitu Adaptation,
Goal, Integration, Latency, yang di singkat sebagai skema AGIL.
Skema AGIL
merupakan suatu sistem yang mengarah kepada kegiatan untuk pemenuhan kebutuhan
itu sendiri. Sistem tersebut harus memenuhi keempat karakteristik fungsi,
yaitu: (Ritzer, Goorge 2011: 408)
1.
Adaptasi,
sebuah sistem yang terus berlangsung hidup, sistem harus dapat menyesuaikan
diri dengan lingkungan yang ada. harus mampu bertahan ketika situasi eksternal
sedang tidak mendukung.
2.
Goal
(Pencapaian), sebuah sistem harus memiliki suatu arah yang jelas dapat berusaha
mencapai tujuan utamanya. Dalam syarat ini, sistem harus dapat mengatur,
menentukan dan memiliki sumberdaya untuk menetapkan dan mencapai tujuan yang
bersifat kolektif.
3.
Integrasi,
sebuah sistem harus mengatur hubungan antar bagian yang menjadi komponennya.
Sistem juga harus dapat mengelola hubungan antara ketiga fungsi penting
lainnya.
4.
Latensi,
Pemeliharaan pola, sebuah sistem harus melengkapi, memelihara dan memperbaiki
pola-pola kultural yang menciptakan dan menopang motivasi.
Dalam hal ini, dinyatakan bahwa
perkembangan masyarakat itu melewati empat proses perubahan struktural, yaitu
pembaharuan yang mengarah pada penyesuaian evolusi Talcott Parsons yang menghubungkannya
dengan empat karakteristik fungsional diatas untuk menganalisis proses
perubahan.
Di
dalam teori Parsons mengenai empat karakteristik terjadinya suatu tindakan
skema AGIL, dapat dicontohkan dalam dunia sistem pendidikan. Pendidikan
merupakan pondasi pembangunan suatu bangsa dan sebagai sarana transformasi ilmu
pengetahuan yang meliputi sosialisasi ilmu pengetahuan, pengembangan ilmu
pengetahuan, sosialisasi norma dan nilai dalam masyarakat baik budaya, agama
maupun ideologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar