Selasa, 08 Juli 2014

Teori Fungsionalisme Struktural

Fungsionalisme struktural membahas tentang bagaimana awal masyarakat terbentuk,  Bahwa masyarakat terbentuk seperti organisme biologis yaitu terdiri dari bagian-bagian dan setiap bagian memiliki peran dan fungsinya masing-masing terdapat konsensus dengan adanya perpaduan antara fungsi-fungsi struktural dari sosial masyarakat yang saling berhubungan. Pendekatan fungsionalisme struktural ini bertujuan mencapai keteraturan sosial. Apabila salah satu bagian tidak menjalankan fungsi dan peranan dengan baik, maka segaimana mestinya akan mempengaruhi bagian lain. 

Talcott Parsons, berpendapat bahwa fungsionalisme berkaitan dengan suatu tindakan yang dilakukan oleh individu yang manjadi aktor dalam menjalankan suatu sistem. Didalam teorinya, parsons meyakini bahwa terdapat empat karakteristik terjadinya suatu tindakan, yaitu Adaptation, Goal, Integration, Latency, yang di singkat sebagai skema AGIL.

Skema AGIL merupakan suatu sistem yang mengarah kepada kegiatan untuk pemenuhan kebutuhan itu sendiri. Sistem tersebut harus memenuhi keempat karakteristik fungsi, yaitu: (Ritzer, Goorge 2011: 408)
1.      Adaptasi, sebuah sistem yang terus berlangsung hidup, sistem harus dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada. harus mampu bertahan ketika situasi eksternal sedang tidak mendukung.
2.      Goal (Pencapaian), sebuah sistem harus memiliki suatu arah yang jelas dapat berusaha mencapai tujuan utamanya. Dalam syarat ini, sistem harus dapat mengatur, menentukan dan memiliki sumberdaya untuk menetapkan dan mencapai tujuan yang bersifat kolektif.
3.      Integrasi, sebuah sistem harus mengatur hubungan antar bagian yang menjadi komponennya. Sistem juga harus dapat mengelola hubungan antara ketiga fungsi penting lainnya.
4.      Latensi, Pemeliharaan pola, sebuah sistem harus melengkapi, memelihara dan memperbaiki pola-pola kultural yang menciptakan dan menopang motivasi.

Dalam hal ini, dinyatakan bahwa perkembangan masyarakat itu melewati empat proses perubahan struktural, yaitu pembaharuan yang mengarah pada penyesuaian evolusi Talcott Parsons yang menghubungkannya dengan empat karakteristik fungsional diatas untuk menganalisis proses perubahan.  

Di dalam teori Parsons mengenai empat karakteristik terjadinya suatu tindakan skema AGIL, dapat dicontohkan dalam dunia sistem pendidikan. Pendidikan merupakan pondasi pembangunan suatu bangsa dan sebagai sarana transformasi ilmu pengetahuan yang meliputi sosialisasi ilmu pengetahuan, pengembangan ilmu pengetahuan, sosialisasi norma dan nilai dalam masyarakat baik budaya, agama maupun ideologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar