“ Buku adalah
jendela dunia, maka
perbanyaklah membaca buku karena dengan membaca buku wawasan kita akan terus
bertambah “
Di
siang hari yang panas banyak kendaraan yang sedang berlalu-lalang di jalan pemuda. Di Jalan
tersebut terdapat sebuah gedung yang bernama gedung LAPAN . Letaknya cukup
strategis karena berada dekat dengan kampus. Di sebelah kanan gedung terdapat Mall yaitu Mall Arion dan di sebelah kirinya terdapat sekolahan. Selain itu,
disini akses transportasi juga terjangkau karena banyak angkutan umum seperti
metromini, mikrolet, patas, dan bajaj yang melintasi jalan ini. Akses dari
koridor busway juga memudahkan bagi
pengunjung untuk pergi kesini.
Bila
kita akan memasuki gedung LAPAN, kita harus menunjukkan kartu identitas kita
yaitu KTP kepada petugas dan memberitahukan maksud dan tujuan kita datang
kesini apakah untuk observasi, wawancara ataupun untuk pergi ke perpusnya. Hal
ini dilakukan untuk keperluan instansi dalam data statistik. Alasan lainnya
adalah untuk menjaga keamanan gedung karena di gedung ini dilengkapi CCTV yang
dapat memantau keadaan yang ada di dalam gedung tersebut.
Perpus
LAPAN terletak dilantai dasar. Apabila kita masuk dari pintu utama, lalu belok
kiri maka kita akan menemukan yang namanya perpus LAPAN. Suasana di perpus
tersebut sangat nyaman. Pada saat itu, didalam perpus terdapat seorang
pustakawan yang bernama Ibu Sulisnaeni.
Ibu
Sulisnaeni sudah bekerja di perpus LAPAN selama kurang lebih 27 tahun. Ia
menjelaskan bahwa lokasi perpus lapan ada di setiap masing-masing kantor cabang
LAPAN. Kantor cabang LAPAN sendiri tersebar ada yang di rumpin Bogor,
Rawabungur, dan Cisadane. Ternyata kantor cabang LAPAN tidak hanya ada di Jabodetabek
saja, tetapi juga ada di wilayah Bandung.
Disini,
juga terdapat peraturan yang harus dipatuhi. Diantaranya adalah ketika ke
perpus LAPAN kita harus mengisi buku tamu. Lalu, meninggalkan kartu anggota
perpus. Jadi, yang bisa masuk perpus adalah anggota perpus saja.
Untuk
menjadi anggota pepus dapat dilakukan dengan membayar uang registrasi terlebih
dahulu serta melampirkan Foto ukuran 3x4. Kartu ini berlaku umum. Jadi, tidak
hanya karyawan LAPAN saja yang bisa memiliki kartu anggota perpus tetapi juga
bisa untuk umum tidak terkecuali mahasiswa.
Peminjaman
buku diperpus ini tidak bisa dilakukan kecuali untuk karyawan perpus. Kalau
untuk fotocopy bisa dilakukan tetapi
bukunya harus ditinggal disini dan akan difotocopy
oleh pihak perpus LAPAN.
Fasilitas
yang didapat dari perpus ini salah satunya adalah terdapat komputer yang bisa
dipakai untuk internetan. Tetapi untuk
menggunakan internet ini, pengguna internet harus mendaftarkan diri ke petugas
dan harus mengisi form yang disediakan. Untuk hak sekali akses 60 menit dengan
sekali perpanjangan makssimal 60 menit Selain itu, disini dilarang mengakses
informasi atau situs yang mengandung unsur pornografi dan dilarang bermain games online.
Selain terdapat komputer, disini juga terdapat koran yang
bisa untuk dibaca. Kalau Anda merasa haus, disini juga disediakan teh dan kopi
yang bisa diminum. Untuk ruangannya, disini juga terdapat ruang audiovisual dan
ada juga ruangan yang sedang dibangun yaitu ruang display.
Koleksi-koleksi
yang ada di perpus ini diantaranya adalah buku-buku bidang kerdigantaraan,
teknik, dan ilmu sosial. Ada juga hasil litbang LAPAN, Pro sidang, Kliping,
serta jurnal ilmiah dalam dan luar negeri. Contoh buku yang ada di perpus
tersebut yaitu Geospatiall world, International journal informatcis dan Wavalvorce. Disini, merupakan salah satu perpustakaan khusus dimana
60% buku adalah induksi yang lebih kearah penerbangan dan antariksa sedangkan untuk
yang 40% nya adalah koleksi umum.
Perpus LAPAN selama ini mampu melayani pengunjungnya dengan
baik. Hal ini terlihat dari buku-buku yang dapat berguna baik bagi peneliti dan
mahasiswa dalam menyelasaikan laporan skripsi maupun PKL nya.Karena buku adalah
jendela dunia, maka perbanyaklah membaca buku karena dengan membaca buku wawasan
kita akan terus bertambah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar